[Pesan Moral] Nikmatnya Sensasi Pijat Plus


<p><img title="Nikmatnya Sensasi Pijat Plus" src="https://ysalma.com/wp-content/uploads/2014/03/nikmatnya-sensasi-pijat-plus.png";alt="Nikmatnya Sensasi Pijat Cinta"/></p>

Pesan moral untuk yang sedang berselancar mencari informasi tentang nikmatnya sensasi pijat plus, yang pada penasaran untuk menjawab tanya di kepala “memangnya sangat luar biasa?” Bagi yang sudah pernah mencobanya dapat dipastikan akan merasa ketagihan dan ingin mencobanya lagi dan lagi.

Eits, tapi pijat yang plus apanya dulu ini? Jangan negatif thinking mulu lah, bukankah hidup sudah terlalu ruwet, jangan ditambah lagi dengan jelaga kotor di kepalanya.

Pijat plus positif itu banyak pastinya, misal plus ngobrol dari hati ke hati dengan yang mijitin, yang membahas tentang kehidupan yang dijalani hingga memiliki keahlian memijat tubuh pasien hingga menghilangkan pegal-pegal. Bahasan obrolan yang tentunya bisa mengetuk nurani yang mendengarkan.

YSalma yang penggemar badannya suka dipijat kalau lagi merasa pegal-pegal juga pernah mencoba sebagai variasi. Kalau tempat pijat yang biasa saya datangi itu yang dikelola oleh Depsos (Departemen Sosial). Di sana kita bakal dipijat oleh mbak-mbak cantik dengan penuh cinta dan ketulusan. Tetapi, mbak-mbak yang mijat tersebut semua berada dalam kegelapan (tuna netra).

Nikmatnya sensasi pijat plus-nya dengan pemijat tuna netra itu apa? Kita sebagai ‘pelanggan’ bisa ngobrol sejarah hidup mbak yang mijat. Ternyata, tidak semua dari mereka terlahir dalam keadaan tidak dapat melihat. Ada yang kehilangan penglihatan setelah usia SMA karena penyakit glukoma yang telat penanganannya. Ada yang tidak dapat melihat cahaya karena mengalami kecelakaan.

Semua cerita itu akan menimbulkan rasa syukur, karena kita masih diberi nikmat mata untuk melihat keindahan dunia.

Bukan berarti juga kita baru bersyukur setelah melihat kekurangan orang lain yaks. Hidup itu selalu ada kelebihan dan kekurangannya agar balance. Diambilnya penglihatan visual melalui mata, tapi semakin dipertajam penglihatan melalu mata bathin.

Alternatif Pijat Plus

Tapi kalau lagi malas ke luar rumah, saya juga punya tukang pijat langganan yang bisa dipanggil ke rumah. Beliau sukanya dipanggil mbak Siti, orangnya sangat energik. Walau usianya  sudah termasuk wanita matang, tetapi terlihat dari wajah dan ceplas ceplosnya bercerita, terlihat jelas kalau dulu dia ini termasuk wanita muda yang mempunyai banyak penggemar.

Nah, kalau pijat dengan mbak Siti ini kan dilakukan di rumah masing-masing, jadi lebih santai, karena beliau ga ditarget waktu. Pijat yang dilakukan ya pijat tradisional. Pijat badannya bisa menggunakan body cream kesukaan, atau dengan minyak zaitun, atau hanya menggunakan minyak sayur biasa. Semua terserah maunya yang bakal dipijat. Mbak Siti akan melakukan pijat secara profesional alias nurut permintaan 😉 .

Muncul pertanyaan dong, nikmat dan sensasi pijat tradisional seperti pijat umumnya itu apa plusnya bila dilakukan di rumah?

Eits, jangan salah, banyak banget malah! Di antaranya, massage bisa sambil mendengarkan alunan musik kesukaan, plus bisa luluran juga setelah badan rileks. Mba Siti akan melakukan requesan luluran dengan senang hati, bahkan diiringi dengan komentar olehnya bahwa daki dari badan kita banyak yang rontok bersama lulurnya. Dengan kata lain, dia memberitahukan bahwa badan pelanggan yang dia pijat dan lulur pada berdaki 😛 .

Selesai pijat, pegal minggat badan pun menjadi bersih dan wangi.  Dan plus lain yang tak kalah seru kalau menggunakan jasa pijat seperti mbak Siti ini adalah dapat bocoran gosip teranyar seputaran tetangga dari mulut mbak Siti :mrgreen: . Walaupun cuma jadi pendengar, tanpa mancing-mancing nyari info atau kepo ya 😛 .

Plus lainnya, jadi bahan gosip yang terakhir pijat dengan mbak Siti. Risikonya, berarti kita harus siap-siap juga bakal dijadikan bahan ‘obrolan’ dengan pelanggan berikutnya yang dia pijat. Tetapi harus waspada, jangan sampai menjadi ‘kambing hitam‘ dari putaran gosip itu. Cukup jadi pendengar saat mbak Siti bercerita, ga usah dikomentari.

Begitulah nikmatnya sensasi pijat plus yang pernah saya coba. Bagaimana dengan sahabat, pernah mencoba pijat plus ngobrol atau luluran juga kah?

Pesan Moralnya? Jangan berpikir bahwa kalimat yang sepintas terkesan mengandung makna negatif, bahasan lengkapnya bisa jadi tentang hal positif yang dapat memanggil nurani yang membaca, yang sedang sedikit bingung tentang arah jalan, mau ke kiri, ke kanan, atau lurus?

Tetap lah kembali ke fitrah penciptaan manusia, sejatinya kita hidup di dunia hanyalah sementara. Dunia hanyalah semacam persinggahan sementara dari perjalanan sesungguhnya sebelum pulang ke ‘rumah’. Mari baik-baik di jalan, usahakan jangan tinggalkan noda pada anggota tubuh. Jika sudah terlanjur, perbanyak istighfar, manusia tempatnya lupa dan khilaf.

18 comments

Tinggalkan Balasan ke jampang Batalkan balasan