Jenuh


Harusnya kau belajar lagi tentang rahasia kehidupan,

hingga syukur bisa mengalir di setiap nadimu,

ucapan itu bukan hanya keluhan,

nikmat itu, bukan hanya kecantikan dan ketampanan,

bukan juga kelimpahan materi!

Jika kau mau melihat kedalam hatimu,

barang sejenak,

detak jantung itu adalah kenikmatan,

bagai nyanyian tasbih yang terus mengalir,

akan menepis semua resahmu.

Berhentilah mengeluh!

Kau jenuh dengan kehidupanmu,

Aku juga jenuh dengan semua keluhan itu!

karat relung hati, 290511

26 comments

  1. berkeluh bolehlah, manusiawi saja, karena itu menunjukkan kelemahan kita sebagai manusia. tapi, kalau sudah berlebihan, itu baru tidak manusiawi… 🙂

    Suka

  2. Terkadang dengan mengeluh kita bisa menelisik lebih jauh untuk bangkit, asal jangan lama-lama ya mbak…salam

    Suka

  3. […] Lompat ke isi BerandaAboutAwardBuku TamuSang Pujangga ← Jenuh Mei 31, 2011 · 5:58 pm ↓ Jump to […]

    Suka

Tinggalkan Balasan ke almascatie Batalkan balasan