Photo Challenge : The Road Taken – Jalan Setapak


Ikutan partisipasi setor di Photo Challenge minggu ini dengan tema “The Road Taken.”

Jalan setapak selalu membuat teduh hati yang memang berniat menyusurinya. Apalagi disaat cuaca pagi sedang cerah dan hari sebelumnya tidak hujan.

Tenang.

the-road-taken

Ada yang menyusurinya karena memang harus ke kebun.

Ada yang menyusurinya agar bisa sampai di pinggir Setu, dengan tujuan untuk menenangkan pikiran pada hari itu sembari melempar joran dalam lamunan panjang.
Bukan ikan hasil tangkapannya yang dikejar, kadang hanya ingin mengetahui sampai dimana ambang batas kesabaran yang dimiliki.

Ada yang menyusurinya hanya agar bisa jalan menunduk dalam diam.

Saat hujan, jalan setapak itu akan penuh dengan lumpur tebal.

Tapi, bagi mereka yang melintasinya karena sebuah keharusan, itu bukanlah jadi penghalang.

Sedangkan jalan setapak dalam lorong pikiran, hanya kau sendiri yang bisa menyusurinya.
Hati-hati jika menemui jalan buntu dan gelap. Jangan sampai tercebur dan kelelep, hingga kau susah kembali dan akan membuatmu oleng dalam menapaki jalan di dunia nyata.

Temans, saat kau melalui sebuah jalan, apa yang menarik bagimu untuk diabadikan dalam sebuah bingkai hati foto?

Lain ceritanya kalau menyusuri jalan kenangan tentuya. Itu bisa dilakukan sambil bersiul-siul kecil atau malah hanya terpaku diam, dan kaki terasa terasa begitu berat untuk diajak melangkah #eh.

Iklan