Ngintip Bidadari Cantik Mandi di Ujung Pelangi


Ngintip Bidadari Cantik Mandi di Ujung Pelangi, cerita yang terdapat dalam berbagai kisah legenda di masyarakat.

Alkisah pemuda pemalu dan rajin,Ā  sedang berkemah di penggiran hutan bersama sohib-sohibnya. Tiba-tiba telinganya menangkap suara merdu cewek-cewek yang sedang bersenda gurau. Penasaran, dia mencari sumber suara, langkahnya terhenti di pinggir telaga. Tempat biasa dia melepas gerah dan menyegarkan badan, setelah puas menyusuri hutan.

Di telaga nan jernih, tepat di bawah air terjun, di bawah bias cahaya matahari yang menyembul malu-malu dari balik pepohonan, membentuk pelangi. Sedang mandi tujuh orang wanita cantik. Seakan tak percaya sama apa yang dilihatnya, dia mundur dan ngintip dari balik pohon pemandangan langka itu.

Rasa penasaran mengalahkan tanya di kepala. Selama berkemah rutin setiap hari libur, dia sering mandi di telaga itu. Tak pernah sekalipun ada wanita cantik yang nongol.

Dia berusaha meyakinkan diri, berharap kejadian yang dialaminya seperti legenda yang biasa di dengar. Mungkin tubuh-tubuh mulus yang sedang mandi itu adalah bidadari.

Matanya mulai lebih teliti menyusuri pinggir telaga. Mencari-cari pakaian dan selendang para bidadari cantik yang lagi asyik mandi itu.

Senyumnya mekar, membayangkan salah satu dari bidadari cantik itu akan tetap tinggal di sana, secara malu ga menemukan pakaiannya. Sementara saudaranya yang lain terbang pulang ke kahyangan. Kemudian dia akan muncul membawakan pakaian sang bidadari cantik. Bidadari terpesona melihatnya. Kemudian mereka akan saling jatuh cinta.

Dia bersyukur jalan sendiri, temannya tak ada yang mau diajak, mereka lebih memilih istirahat di tenda.

Bruk, dia merasakan sakit dibadannya. Sayup-sayup dia juga mendengar celotehan anak-anak, “ada pelangi, ada pelangi, woi, lihat, di langit sana”.

Terdengar suara anak yang lain,”wah, kata cerita yang pernah ku baca, di ujung pelangi itu ada bidadari yang turun mandi”. Anak yang lain berteriak, “bukan, tetapi diujung pelangi itu ada anak-anak seusia kita, yang lagi main perosotan, trus dibawahnya ada kolam susu campur coklat, nikmat”. Yang lain kompak protes,”dasar tukang makan, yuk kita hitung warna pelangi itu”.

PelangiPemuda itu semakin jelas mendengar suara gaduh anak-anak yang membahas pelangi. Dia berusaha mengumpulkan ingatannya dan membuka mata sambil melihat ke sekitar.

Bah, spontan dia melompat bangun. Sambil bersungut merutuk diri, dia seret langkah kaki menuju kamar mandi. Semua hanya mimpi, mana sampai jatuh dari tempat tidur. Gara-gara ketiduran di siang bolong di tanggal 17 šŸ˜³ .

Iklan

27 comments

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Ysalma…

    Hehehe, awalnya saya fikir yang bener tentang angan pemuda itu saat ingat kisah dongeng tentang tujuh puteri yang sedang mandi. Saya ingat ia berlaku secara realitas. Rupanya hanya mimpi di siang hari. pasti sudah lama tidak melihat pelangi ya. Nukilan yang bagus dalam fantasinya mbak.

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak. šŸ˜€

  2. Katanya pelangi juga adalah selendang bidadari. Waktu kecil saya membayangkan, gimana cara pakainya ya, lebar dan panjang sekali soalnya šŸ™‚

Terima Kasih Untuk Jejak Komentarmu, Temans.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.