Kata Penyemangat Kehidupan Untuk Bulan Desember


Kata Penyemangat Untuk Desember Ceria
Tidak harus manis biar disukai. Kunyit asem rasanya segar agak sepat, tapi harus diminum buat kesehatan

Desember hanyalah satu dari dua belas bulan Masehi. Akan tetapi, terkadang harapan dan rasa gamang justru terasa saling berpacu juga pada bulan ini.

Bonus berupa materi bagi yang bekerja dengan gaji rutin setiap bulannya merupakan salah satu tambahan rezeki. Sebaliknya, bagi yang wish list tahun lalunya masih sangat banyak yang belum tercentang, mungkin akan sedikit kehilangan semangat. Saatnya evaluasi diri.

Sebab, kata mereka yang bijak, sesuatu yang belum dapat teraih saat ini bukan berarti tak pantas untuk digenggam, hanya waktunya belum tepat, perlu usaha lagi.

Atau mungkin belum teraih karena standar yang diinginkan itu masih terlalu tinggi. Bukan berarti harus menurunkan standar, tapi cukup menaikkan kapabilitas agar bisa sejajar. Tahun depan tidak tertutup kemungkinan apa yang diinginkan itu yang justru datang menghampiri. *Mudah-mudahan*.

Contoh Kata-Kata Semangat (Penyemangat) Kehidupan di Bulan Desember

Masih suka mencari kata-kata yang tepat untuk bulan Desember? Memangnya bulan ini sekhusus apa sehingga perlu ide tambahan dari tulisan orang lain untuk mengungkapkannya. Bukankah tinggal ketik pada status atau cuitan, apa yang sedang dipikir dan rasakan. Kalimat bernada keheranan itu mungkin pendapat mereka yang memang mudah mengungkapkan pemikirannya melalui rangkaian kalimat.

Tentunya sangat berbeda dengan teman-teman yang dipikirannya begitu banyak kata dan kalimat yang bermunculan, tetapi lumayan kebingungan untuk memilih mau menuliskan yang mana. Makanya diperlukan beberapa kata atau satu kalimat pemancing dari orang lain untuk memantik susunan huruf yang mewakili apa yang ingin dituliskan.

Bagi YSalma sendiri bulan Desember adalah bulan ujian semesteran pertama setiap tahun ajaran, waktu masih sekolah. Bulan liburan akhir tahun, sekaligus bulan audit tahunan saat masih berstatus sebagai karyawati. Sekarang saat menjadi emak-emak, merupakan bulan melatih suara, agar tetap tidak bernada tinggi setiap mengingatkan mengulang pelajaran.

Sedangkan, kata ataupun kalimat yang harus ditanamkan dalam ingatan pada bulan terakhir (Desember) setiap tahunnya secara umum adalah:

  • Bulan-bulan sebelumnya mungkin masih banyak melakukan kekhilafan. Saatnya berhenti di Desember ini dan membulatkan niat untuk memulai sebuah langkah baru.
  • Mulai awal bulan ini, tidak perlu menjadi sosok lain agar disukai banyak orang. Cukup menjadi diri sendiri dan tidak merugikan orang lain. Seperti secangkir kopi, meski pahit tetap diteguk dan dicari.
  • Desember bulan penghujan. Untuk rindu yang tak bertepi harus belajar dari air hujan, rela dan ikhlas jatuh berkali-kali dari ketinggian, demi bisa mengalir ke muara.
  • Desember kelabu itu hanya nyanyian. Ceria tak harus selalu bersama. Berbeda bukan berarti bermusuhan, tapi tanda keberagaman. Tetap berdiri di tempat masing-masing pada waktu tertentu, jauh lebih baik. Daripada memaksa diri membaur tapi membuat bingung, risih, dan merasa asing.
  • Desember bulannya para Ibu, perempuan pertama yang rela mengurangi semua kesenangannya demi memberikan kenyamanan pada makhluk bernyawa yang diamanahkan padanya. Berterimakasihlah.

Lima (5) kalimat di atas, bagi saya kata-katanya cukup bisa mewakili hal-hal penting yang terjadi pada bulan Desember. Sangat bisa sebagai motivasi atau pengingat untuk diri sendiri.

Bagaimana denganmu temans? Kata-kata penyemangat seperti apa yang selalu kau katakan pada diri sendiri, agar langkah kaki lebih mantap dan penuh keyakinan menapaki hari-hari Desember sebelum berganti tahun? Boleh dong ditambahkan di kolom komentar. Semoga juga bisa bermanfaat bagi teman-teman yang sedang mencari dan membutuhkannya.

Welcome December.

6 comments

    • 🙂
      Tidak hanya bagian ‘manis’ dr diri yg perlu diketahui oleh mereka yang bisa jadi teman seperjalanan ya. Kalau yg hanya sekedar singgah, lain cerita ya.

Terima Kasih Untuk Jejakmu, Temans :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.