Email Pemberitahuan Transferan Sudah Diterima, Saldo Paypal Ga Bertambah!


Beberapa waktu lalu saya sempat dibuat bingung sejenak oleh pemberitahuan sebuah email, yang mengabarkan bahwa akun Paypal YSalma menerima kiriman sebuah pembayaran. Tapi, statusnya masih tertunda. Akibatnya, saldo ga bertambah secara otomatis seperti biasanya menerima transferan.

Bingung Boleh, Ketelitian Jangan Hilang!

Rasa senang saat menerima kabar pembayaran hasil sebuah pekerjaan menulis melalui email, tentu saja akan selalu diiringi dengan ucapan kalimat Hamdallah.

Tapi, status pembayarannya masih tertunda, lumayan membuat bingung sesaat. Malah sempat deg-degan juga, “wuih, bakal belibet nggak urusannya ntar.”

Email Pemberitahuan Pembayaran Saldo Paypal Ga Bertambah_YSalma
Email yang sudah diperpendek πŸ˜‰ .

Akan tetapi, saya membaca ulang email pemberitahuan sekali lagi dengan perlahan.

“Oalah. Ternyata yang menjadi penyebabnya adalah, karena kiriman baru ini berbeda jenis mata uangnya dengan balance yang sudah ada pada akun Paypal. Mana saldo yang ada itu sudah lama dalam keadaan sakarat, semenjak kejayaan wordAds meredup” *kok malah curhat, mak* 😳 .

Mari kita ikuti langkah-langkah yang harus dilakukan agar saldo Paypal bertambah.

Pada badan email pemberitahuan itu, tertulis jelas bahwa saya harus mengklik sebuah link, untuk bisa menyelesaikan status pembayaran tersebut dalam 30 hari. Menerima atau menolaknya. Jika tidak, pembayaran tersebut akan dikembalikan ke rekening pengirim.

Jika saya membaca email pemberitahuan yang lumayan panjang itu tidak pula berurutan, bisa terlewatkan penjelasan yang tertulis dibagian agak ke bawah, yang menerangkan alasan, kenapa status pembayaran tersebut tertunda, alias tidak langsung menambah saldo (tuntas).

Hal itu ternyata disebabkan karena pembayaran dikirim dalam mata uang yang berbeda dengan saldo yang dipunyai saat ini, yaitu US$.

*Untuk menerima pembayaran tersebut, tentunya harus login ke akun Paypal. Kemudian melihat rekening.

*Selanjutnya mengklik kata “terima” pembayaran yang masih tertunda itu.

*Diberi dua pilihan, mau mengkonversi ke dalam mata uang sesuai saldo yang ada (US$), atau menerima dalam mata uang yang sama dengan pengiriman. Jika menerima dalam mata uang yang sama, maka Paypal akan membuatkan balance dalam mata uang tersebut.

*Setelah memilih salah satu dari dua pilihan tersebut, kita harus setuju untuk dikenai biaya sebesar nominal tertentu. Ini merupakan kebijakan dari Paypal untuk setiap transaksi yang terjadi. Dalam batas nominal tertentu, pemilik akun akan dikenai charge yang berbeda. Kecuali jika sebelumnya biaya sudah ditanggung oleh pengirim.

*Saya iseng menerima pembayaran kali ini dengan mata uang yang sesuai dengan yang dikirim.

*Setelah dipotong biaya pengiriman, saldo Paypal pun bertambah. Total balance tetap dalam US$. Akan tetapi dibawahnya terdapat rincian, saldo dalam US$ sekian, dan dalam mata uang yang baru sekian.

*Saat menarik ke rekening bank lokal yang menggunakan mata uang rupiah (nasib gak punya rekening dollar *rekening rupiah aja ga ada isinya, mak 😳 . Ngimpi pula punya rekening dollar. Ntar hanya jadi pengoleksi bukunya doang. Adakah yang berminat ngasih modal? :mrgreen: ), nominal yang ditarik harus dikonversikan lagi ke dalam IDR. Tentunya dikenai biaya pengiriman lagi. Sama kayak transfer di ATM pada umumnya. Proses ini akan memakan waktu 2-4 hari kerja. Barulah saldo pada rekening lokal bertambah.

*Jika dipertahankan dalam akun Paypal, sangat bisa dipergunakan untuk belanja daring pada berbagai merchantΒ yang ada *kalau ini bisa-bisa nombok mah. Takut khilaf mata, mana jari dan pikiran ga sinkron pula. Berabe πŸ˜• *.

Kesimpulannya.

  • Jika mata uang yang diterima berbeda dengan mata uang pada saldo akun Paypal yang dimiliki, status pembayaran masih ‘tertunda’, atau tidak otomatis ‘tuntas’. Paypal akan meminta persetujuan pemilik akun terlebih dulu. Ga perlu bingung.
  • Jika saat penarikan akan dikonversikan lagi ke dalam mata uang rupiah,Β  lebih baik mata uang yang diterima dikonversikan ke US$ langsung *efek rupiah yang semakin melemah dibandingkan dollar*. Lumayan juga selisihnya. *itu namanya ‘biaya pembelajaran’, Mak* 😳 .

Kalau saya ga salah ingat, ini hampir sama kasusnya saat akun Paypal pertama kali menerima pembayaran. Statusnya juga tidak langsung ‘tuntas’.

Begitupun saat pertama kali melakukan transaksi menggunakan Paypal. Akun langsung kena limit. Bisa disimak cerita saya melepaskan akun Paypal yang kena limit saat membeli domain dot com blog ini. Tenang, ga ribet kok, hanya diminta verifikasi beberapa dokumen oleh tim Paypal.

Semoga, tulisan ini bisa memberi pencerahan bagi teman-teman yang sempat bingung juga, saat menerima pembayaran melalui akun Paypal dengan status masih tertunda.

Adakah yang ingin menambahkan cerita pengalamannya menggunakan akun Paypal? Sangat dipersilahkan πŸ™‚ .

Iklan

2 comments

Terima Kasih Untuk Jejak Komentarmu, Temans.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.