Musim Kemarau


Musim kemarau adalah salah satu musim yang terjadi di daerah khatulistiwa (daerah tropis)  dan dipengaruhi oleh angin muson. Daerah tropis hanya mengenal dua musim, musim kemarau dan musim penghujan.

Musim kemarau kalau curah hujannya kurang dari 60mm per bulan, biasanya diikuti dengan daun-daun pohon yang menguning. Daun berguguran lebih banyak dari biasanya, rumput mengering, ibu kota Jakarta yang banyak hutan betonnya akan semakin panas.

Menurut Om Wiki, musim kemarau ini di pengaruhi oleh angin muson timur.

Muson timur atau muson musim panas barat daya adalah angin yang bertiup pada bulan April-Oktober di Indonesia. Angin ini bertiup saat matahari berada di belahan bumi utara, sehingga menyebabkan benua Australia musim dingin, sehingga bertekanan maksimum dan Benua Asia lebih panas, sehingga bertekanan minimum. Menurut hukum Buys Ballot, angin akan bertiup dari daerah bertekanan maksimum ke daerah bertekanan minimum, sehingga angin bertiup dari benua Australia menuju benua Asia, dan karena menuju utara Khatulistiwa/Equator, maka angin akan dibelokkan ke arah kanan. Pada periode ini, Indonesia akan mengalami musim kemarau akibat angin tersebut melalui gurun pasir di bagian utara Australia yang kering dan hanya melalui lautan yang sempit.

Tetapi konsep diatas, sekarang sudah agak jauh berubah,  dipengaruhi oleh apa yang diperbuat manusia terhadap bumi yang juga semakin tua.

Tulisan ini terinspirasi dari weekly photo challenge: Summer. Saya tinggal di daerah tropis, belum pernah juga bepergian ke daerah empat musim, tentu tak punya photo yang mewakili Summer ini.

Mungkin musim kemarau di daerah tropis, kegiatan yang dilakukan penduduknya, beda-beda tipislah sama summer di wilayah yang mengenal empat musim itu,  bermain air di laut atau berkunjung ke tempat wisata air, seperti koleksi photo saya berikut😉 .